Dalam masa pembelajaran daring ini, SMP Karangturi Semarang tetap memberikan pengajaran yang terbaik bagi para siswa – siswinya. Bagi siswa kelas 8 khususnya, dibekali dengan kemampuan TIK berupa pembelajaran program Scratch, dan Ibis Paint lewat pembelajaran seni lukisnya. Hal ini mengispirasi Josh Adrian Cahyadi Santoso, seorang siswa SMP Karangturi Semarang kelas 8 untuk mencoba menerapkan pembelajaran yang telah diberikan ke dalam penelitian Gamelan Soepra Virtual. Gamelan Soepra Virtual adalah sebuah program sederhana untuk memainkan gamelan melalui perangkat komputer maupun laptop. Gamelan Soepra Virtual berbeda dari aplikasi gamelan virtual yang sudah pernah ada, dikarenakan Gamelan Soepra adalah gamelan yang bernada kromatis bukan pentatonis. Penelitian yang dilakukan oleh Josh selama 1 minggu ini, bertujuan untuk membantu terlaksananya pembelajaran daring, maupun permainan virtual ensemble.
Adapun tahapan pembuatan Gamelan Soepra Virtual adalah dengan merekam suara masing-masing instrument Gamelan Soepra, yaitu bonang, saron, gender, kenong, kempul, belira, dan gambang dengan menggunakan Software Ableton Live 10 Suite, Interface sound card EDIROL UA-4FX, dan Mic RODE NT2. Kemudian mengedit dan memetakan hasil rekaman sesuai dengan range nada masing masing instrumen gamelan dengan menggunakan Software Ableton Live 10 Suite. Lalu membuat desain gambar instrumen Gamelan Soepra pada aplikasi Ibis Paint X. Dilanjutkan dengan Menyusun block coding dalam Software SCRATCH dan mengubah ekstensi file menjadi HTML melalui alamat web sheeptester.github.io/htmlifier/.
Melalui penelitian ini, kita diharapkan untuk dapat tetap produktif dalam keterbatasan masa pandemi ini. Meski tidak dapat menjalani kegiatan sekolah secara normal, namun dengan peran guru yang baik dan dukungan orang tua di rumah, anak – anak justru mendapat kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan kreativitasnya.