Jembatan, sebagai sebuah sarana umum, tentunya memiliki standar konstruksi yang keamanannya dapat dipertanggungjawabkan. Dengan dasar inilah, tiga murid kelas XI IPA 2 SMA Karangturi mendesain konsep jembatan dengan disertai perhitungan teknis yang ilmiah dan dapat direalisasikan.

Sesuai dengan peraturan Bridge Design Competition Tingkat Nasional (Sumatra, Jawa, dan Bali) yang diadakan oleh Universitas Diponegoro pada tanggal 7 Oktober 2013, Gabriella Permata Heru, Clarissa Angela Chionardes, dan Abia Darma Lemuel merealisasikan desain jembatan mereka dengan membuat prototipe jembatan dengan bahan dasar stik es krim.

Setelah menjalani serangkaian tes daya tahan menanggung beban, dewan juri menyatakan bahwa prototipe jembatan yang dibuat dengan pertimbangan ekonomis, teknis, analisa metode konstruksi, penalaran realistik, yang disertai juga dengan perhitungan dan pemilihan bahan, berhasil meraih Juara 1. (toni)