Pernah kebayang gak teman-teman, bagaimana nasib sampah yang menumpuk ke depannya? Menurut research dari NASA, tahun 2050, tumpukan sampah di seluruh dunia dapat menutupi seluruh benua Afrika. Ngeri bukan? Bagaimana cara mengatasi semua ini?

Satu hal yang dapat diatasi yaitu dimulai dari lingkungan terkecil kita, yakni dengan mengurangi sampah di lingkungan sekolah kita. Awal mula, Sekolah Karangturi di Jl. Raden Patah ini, memiliki ± 200 tong sampah seluruhnya. Tetapi, kini hadir program Karangturi Hijau, yang akan mengubahkan seluruh lingkungan Karangturi menjadi lebih asri, lebih sehat, lebih bersih, dan lebih nyaman untuk proses pembelajaran.

Karangturi Hijau ini dipimpin oleh suatu tim yang bernama Geevorturi Team atau The Green Revolution of Karangturi Team yang diketuai oleh Vania Adeline Santoso kelas 10 MIA 3, SMA Karangturi. Sudah ada beberapa kegiatan yang dilakukan Geevorturi Team ini, antara lain dengan mengganti tong sampah lama dengan yang baru. Saat ini sudah ada 6 set tong sampah dan akan menjadi 25 set tong sampah saja, berarti hanya ada 75 tong sampah. Setiap set tong sampah dibagi menjadi 3 yakni, tong sampah plastik, kertas, dan organik. Geevorturi juga telah memeriahkan perlombaan yang berkaita dengan barang bekas di Class-meeting SMP.

Program selanjutnya adalah mengenai bersih-bersih Karangturi. Mau tau kapan selanjutnya program ini? Ikuti terus ya! Jangan buang sampah sembarangan! Give Green a Chance! When green makes a come true, you’ll see a better future.