Bercermin dari RGS ( Raffles  Girl  School – Singapore) Langkah  Awal  Peningkatan  Mutu  SMP  Karangturi

Pada tanggal 31 Maret  s.d. 21 Juni 2011 telah terjadi komunikasi yang intens  via e-mail antara  SMP Karangturi dengan RGS ( Raffles Girl School ) –  Singapore,  pembicaraan dalam surat tersebut mengenai niat SMP Karangturi melakukan  kunjungan belajar ke RGS.   Tujuan utama  kunjungan belajar  yaitu peningkatan mutu dan kurikulum sekolah SMP Karangturi di masa mendatang.

Foto Bersama SMP Karangturi dan RGS

Mengadopsi sistem pembelajaran dan program – program RGS yang melalui proses selektif, inovatif dan up to date diharapkan dapat diimplementasikan di SMP Karangturi sebagai langkah awal perubahan ke arah yang lebih baik dengan mutu pembelajaran yang benar – benar berkualitas standar Internasional, selain itu kunjungan ini diharapkan dapat membangun sebuah hubungan kedekatan yang lebih lagi / sister school antara SMP Karangturi dengan RGS  yang terurai dalam kesepakatan – kesepakatan di MOU nantinya. Salah satu pihak yang mendukung terlaksananya kunjungan belajar ini berasal dari orang tua siswa,  Vella Mahaputri Wangsa yaitu Ibu Nancy Djuwita Oentoro. Dengan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak maka kunjungan belajar ini dapat terlaksana pada tanggal 7 Juli 2011.

Tim SMP Karangturi bersama Azahar Bin Mohammad Noor ( Subject Head RGS )

Tim kunjungan belajar ke RGS beranggotakan 4 orang yaitu Drs. Lilik Kusnadi ( Waka Kurikulum), Andy Hermawan, S.Pd ( Waka Kesiswaan ), Drs. Taryono ( Guru Matematika ) dan Toni Saptono, S.Pd ( Guru Biologi ). Mereka tiba di  RGS – Singapore pada pukul 09.00 WIB dan disambut   oleh  Chin Tjen Fo ( Deputy Principal RGS ), Ms. Yeo So Ling ( Director of Out Reach RGS ), Azahar Bin Mohammad Noor ( Subject Head/Internationalization RGS ) beserta staff.

Azahar Bin Mohammad Noor ( Subject Head/Internationalization RGS ), Chin Tjen Fo ( Deputy Principal RGS ) dan Ms. Yeo So Ling ( Director of Out Reach RGS )

PERPUS RGS

Tim berkesempatan melakukan tour campus dan bertukar cerita tentang sekolah masing – masing, pada kesempatan tersebut juga dibahas mengenai rencana kunjungan belajar RGS ke SMP Karangturi pada bulan November 2011, pelaksanaan workshop Matematika di RGS dengan mengundang Guru SMP Karangturi pada Maret 2012,  pelaksanaan Mathematic Moddeling Camp dengan mengundang siswa – siswi SMP Karangturi  pada Juli 2012  serta kegiatan International Seminar for Youth oleh RGS dengan mengundang siswa – siswi SMP Karangturi di November 2012.  Kunjungan tim SMP Karangturi di RGS berakhir pada pukul 10.00 WIB dan tim kembali melanjutkan perjalanannya pulang ke tanah air.

Suasana PERPUS RGS

Sebagai salah satu  bentuk implementasi hasil kunjungan RGS – Singapore, pada hari Sabtu, 16 Juli 2011 SMP Karangturi mengadakan IHT ( In House Trainning“Pembelajaran Yang Memberdayakan Siswa” dengan diikuti oleh 46 orang terdiri dari:  guru,  staf pimpinan dan karyawan  dengan menghadirkan Prof. Slamet PH, MA, MEd, MA, MLHR, Ph seorang guru besar Universitas Negeri Yogyakarta. Workshop ini merupakan salah satu upaya SMP Karangturi untuk meningkatkan mutu kurikulum dan kualitas pengajaran di  SMP Karangturi.

Tema IHT, “Pembelajaran Yang Memberdayakan Siswa”, yaitu suatu pembelajaran yang mampu membuat siswa merdeka (tidak terbebani), imajinatif, kreatif, inovatif, memiliki rasa keingintahuan yang tinggi, mampu belajar cara belajar, mampu menyelesaikan masalah, berpikir besar, termotivasi, aktif, inspiratif, tertantang, nyaman dalam belajar, pro-perubahan, berkecerdasan majemuk, mampu bersaing tetapi tetap menjunjung tinggi nilai solidaritas, memiliki integritas tinggi, profesional, mandiri, berkarakter atau memiliki budi pekerti luhur, berbudaya, berkemanusiaan, beradab, memiliki visi, berpikir sistem, dan melakukan eksperimentasi untuk menemukan kemungkinan-kemungkinan baru yang tidak tertambat pada tradisi / kebiasaan pembelajaran yang mementingkan memorisasi dan ingatan.

Prof. Slamet PH, MA, MEd, MA, MLHR, Ph adalah seorang yang banyak mengenyam pengalaman pendidikan di Luar Negeri serta banyak mengadopsi sistem pembelajaran dari luar dalam proses PBM nya.Diharapkan dengan adanya IHT ini dapat memacu semangat Guru agar lebih kreatif dan berwawasan Internasional dalam memenuhi sebuah standar RSBI yang kita cita – citakan. ( CN )