“Aktivitas apa yang akan dilakukan siswa pada pembelajaran besok”, kalimat itulah yang harus menjadi “kata kunci” bagi guru dalam mendesain setiap kegiatan pembelajaran. Jika hal tersebut telah melekat pada diri guru maka paradigma lama “Besok saya akan mengajar apa” merupakan masa lalu yang memang harus dilupakan. Melalui kegiatan pembelaran active learning, siswa akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih alami. Diperlukan kecermatan dalam menentukan aktivitas atau kegiatan yang dapat menumbuhkan antusiasme siswa dalam proses pembelajaran. Aktivitas di luar kelas menjadi salah satu pendekatan yang perlu dikembangkan tentu harus disertai dengan berbagai inovasi dan persiapan yang matang. Memperhatikan hal tersebut, serta degan mempertimbangan karakteristik baik siswa maupun lingkungan sekitar sekolah, SMA Karangturi menjadikan kegiatan pembuatan Karangturi School Garden sebagai salah satu program yang mendapat perhatian lebih. Keterlibatan siswa dan Guru mulai dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan perawatannya diharapkan dapat menumbuhkan semangat rasa cinta terhadap almanater dan lingkungan pada seluruh warga sekolah. Hal tersebut tentu butuh dukungan dan keterlibatan semua pihak dalam mengawalnya secara berkelanjutan. Dari kegiatan ini meyakinkan kita akan makna dan nilai yang ada pada slogan “Mengotori tangan memperindah lingkungan” dapat ditumbuhkembangkan di sekolah Karangturi. Beraktivitas, berkeringat, berinteraksi, belajar dan berdampak. Sukses Karangturi.